SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

Senin, 25 Juli 2011

MARHABAN YA RAMADHAN

 "Barang siapa yang bergembira menyambut kehadiran Bulan Ramadhan, pasti Allah mengharamkan tubuhnya atas neraka apa saja"

MARHABAN YA RAMADHAN

Ramadhan nan suci segera tiba, bulan yang sangat istimewa diantara bulan-bulan yang lain, tahukah kamu bahwa dibulan ini semua pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. Demikian istimewa Allah melipat gandakan semua amal kebaikan. Merugilah orang-orang yang menyia-nyiakannya.

Sebelum datang Ramadhan hendaknya kita saling memaafkan, karena diriwayatkan menjelang Ramadhan Malaikat Jibril berdo'a  diamini Rasulullah dan para Sahabat. Coba kita bayangkan betapa mustajab do'a ini yang berdo'a nya saja Malaikat dan yang mengamininya Rasulullah dan para Sahabat ditambah dilakukan pada hari yang paling baik diantara hari-hari yang lain yaitu hari jum'at, bahkan diamini sebanyak 3 kali oleh Rasulullah tidakkah timbul kekawatiraan pada diri kita, bahwa kita mungkin saja tidak mendapat berkah Ramadhan lewat kemuliaannya. Coba kita perhatikan do'a nya :

"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, Apabila sebelum memasuk bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut :" 
  1. Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada).
  2. Tidak bermaaf-maafan terlebih dahulu antara kedua suami-istri.
  3. Tidak bermaaf-maafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitar.
Dengan demikian saya atas nama Pribadi dan Keluarga memohon Maaf atas semua kesalahan yang disengaja atau tidak.

MARHABAN YAA RAMADHAN..!!

Hati-Hatilah, karena Segala Perbuatan akan Kembali pada Diri Sendiri

Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, Maka itu adalah untuk dirinya sendiri dan Barang siapa yang mengerjakan kejahatan, Maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanlah kamu dikembalikan. (QS. Al-Jaatsiyah; 15)

Sebagaimana  yang sudah banyak disingguhng sebelumnya bahwa segala kebaikan akan dibalas dengan kebaikan, dan segala keburukan juga akan dibalas dengan keburukan. Itulah kehidupan, kalau orangmenyebutnya sebagai hukum KARMA. Yang harus kita pahami disini adalah bahwa segala bentuk perbuatan, entah itu kebaikan maupun keburukan semuanya akan kembali pada diri kita masing-masing, dan kita akan mendapatkan balasan dari-Nya sesuai dengan perbuatan yang kita perbuat sebelumnya. 

Maka dari itu, agar kita tidak menjadi orang-orang rugi kelak di akhirat berbuatlah amal kebaikan dan kebajikan, niscaya Allah akan membalas kebaikan tersebut dengan taman kebaikan pula (surga) yang sebelumnya belum pernah kita jamah dan belum pernah kita merasakannya. Percayalah bahwa apa yang dijanjikan Allah kepada manusia akan tercapai nanti. Sungguh Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana terhadap hamba-hamba-Nya.

Tinggal beberapa Saat lagi kita kedatangan Bulan nan Suci, bulan yang penuh Berkah dimana Bulan istimewa ini mampu melipat gandakan semua pahala, merugilah orang-orang yang menyia-nyiakannya... MARHABAN YA RAMADHAN...!!  



Jumat, 24 September 2010

Ingatlah Tuhanmu, Niscaya Hatimu akan Tenang


Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah, gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka beritawakkal. (Yaitu) orang-rang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (QS. al-Anfaal; 2-3).

Iman yang sejati adalah mereka yang ketika disebut asma Allah, lalu bergetarlah hatinya, dan merasa terpanggil untuk melakukan perintah-Nya, dan apabila mendengar lantunan ayat al-Qur'an ia tersentuh hatinya dan bertambah kekuatan imannya.

Keimanan yang sejati adalah mereka yang tidak jemu berusaha mendapatkan hidayah Allah, ia selalu melaksanakan perintah-Nya, menjauhi sesuatu yang mendekatkan pada kekafiran, kefasikan, serta menentang segala rayuan setan dan hawa nafsu. Keimanan yang sejati adalah mereka yang selalu memperbanyak ilmu pengetahuan yang berguna, memperbanyak pahala dengan mengaji ayat-ayat Allah lalu merenungkannya. Ial selalu beristighfar, bertaubat atas segala dosa-dosanya, selalu berdzikir dalam setiap keadaan, baik senang maupun dalam keadaan menderita, dan selalu berpikir optimis.

Optimisme dalam Islam adalah mencakup semua aspek kehidupan. optimisme dalam ibadah artinya berusaha melakukan ibadah sebaik-baiknya dan menafkahkan sebagian harta dan jiwanya menuju ke jalan yang benar dan lurus serta jalan yang diridhai oleh Allah, ia selalu berjihad dengan harapan semata-mata untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, lalu menggantungkan harapan besar diri kepada Allah SWT.