SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

Selasa, 10 Juli 2012

MARHABAN YA RAMADHAN

Ramadhan nan suci segera tiba, bulan yang sangat istimewa diantara bulan-bulan yang lain, tahukah kamu bahwa dibulan ini semua pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. Demikian istimewa Allah melipat gandakan semua amal kebaikan. Merugilah orang-orang yang menyia-nyiakannya.

Sebelum datang Ramadhan hendaknya kita saling memaafkan, karena diriwayatkan menjelang Ramadhan Malaikat Jibril berdo'a  diamini Rasulullah dan para Sahabat. Coba kita bayangkan betapa mustajab do'a ini yang berdo'a nya saja Malaikat dan yang mengamininya Rasulullah dan para Sahabat ditambah dilakukan pada hari yang paling baik diantara hari-hari yang lain yaitu hari jum'at, bahkan diamini sebanyak 3 kali oleh Rasulullah tidakkah timbul kekawatiraan pada diri kita, bahwa kita mungkin saja tidak mendapat berkah Ramadhan lewat kemuliaannya. Coba kita perhatikan do'a nya :

"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, Apabila sebelum memasuk bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut :" 
  1. Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada).
  2. Tidak bermaaf-maafan terlebih dahulu antara kedua suami-istri.
  3. Tidak bermaaf-maafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitar.
Dengan demikian saya atas nama Pribadi dan Keluarga memohon Maaf atas semua kesalahan yang disengaja atau tidak.

MARHABAN YAA RAMADHAN..!!

Rabu, 04 Juli 2012

Nisfu Sya'ban


Nisfu Sya'ban berasal dari kata Nisfu (bahasa Arab) yang berarti separuh atau pertengahan, Sya'ban adalah nama bulan ke-8 dalam kalender Islam. Dengan demikian nisfu sya'ban berarti pertengahan bulan Sya'ban. Pada malam ini biasanya diisi dengan pembacaan Surat Yasin tiga kali berjamaah dengan niat semoga diberi umur panjang, diberi rizki yang banyak dan barokah, serta ditetapkan imannya.
Setelah pembacaan  Surat Yasin biasanya diteruskan dengan salat Awwabin  atau salat Tasbih. Setelah itu biasanya dilanjutkan dengan ceramah agama atau langsung makan-makan.
Peringatan Nisfu Sya'ban tidak hanya dilakukan di Indonesia saja. Al-Azhar sebagai yayasan pendidikan tertua di Mesir bahkan di seluruh dunia selalu memperingati malam yang sangat mulia ini. Hal ini karena diyakini pada malam tersebut Allah akan memberikan keputusan tentang nasib seseorang selama setahun ke depan. Keutamaan malam nisfu Sya'ban diterangkan secara jelas dalam kitab Ihya'Ulumuddin karangan Imam Al-Ghazali.

Rabu, 21 Desember 2011

Peringatan Keras Tentan Perkara Hutang

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallaahu'anhu, dari Rasulullah SAW beliau bersabda,

"Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada utangnya hingga dibayarkan utangnya"

Yakni, jiwanya ketika didalam kubur tergantung pada utang atas dirinya seakan-akan -wallahu a'lam- merasa sakit karena menunda penyelesaian hutangnya. Dia tidak merasa gembira dan tidak lapang dada dengan kenikmatan untuknya karena dirinya mempunyai kewajiban membayar hutang. Oleh karena itu kita katakan : "Wajib atas para ahli waris untuk segera mempercepat menyelesaikan hutang-hutang si mayit". 

Imam al-Munawi rahimahullah berkata, "Jiwa seorang mukmin, maksudnya : Ruhnya tergantung setelah kematiannya dengan utangnya, maksudnya terhalang dari kedudukannya yang mulia yang telah disediakan untuknya, atau terhalang dari masuk surga bersama romobongan orang-orang yang shalih". 
Imam ash-Shan'ani rahimahullah berkata : "Hadist ini menunjukkan bahwa seorang akan tetap disibukkan dengan hutangnya walaupun ia telah meninggal dunia. Hadist ini menganjurkan untuk melunasi hutang kita sebelum meninggal dunia. Hadist ini juga menunjukkan bahwa hutang adalah tanggung jawab yang berat. Jika demikian halnya maka betapa besarnya tanggung jawab atas barang yang diambil tanpa izin, baik dengan cara merampas atau merampok,".

Dari 'Aisyah radhiyallahu'anha bahwa Rasulullah SAW berdo'a dalam shalatnya : 
"Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari adzab kubur, aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al-Masih ad-Dajjal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah hidup dan fitnah mati. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan hutang". 

Ada seseorang yang bertanya kepada beliau "Mengapa engkau sering kali berlindung kepada Allah dari hutang ?" Rasulullah menjawab : 
"Sesungguhnya, apabila seorang terlilit hutang, maka bila berbicara akan dusta dan bila berjanji ia akan pungkiri" 

Adapun orang yang meminjam uang atau barang karena sangat membutuhkannya dan dia berniat dengan sungguh-sungguh akan mengganti (mengembalikannya) atau membayar hutang-hutangnya, namun berbagai macam upaya telah diusahakan untuk melunasi hutangnya namun tetap saja gagal dan tidak ada sesuatu yang bisa dijual untuk membayar hutangnya sampai datang ajalnya (meninggal dunia) maka orang yang mati sebelum melunasi hutangnya bukan karena kelalaiannya, misalnya ia adalah orang yang kesulitan tiba-tiba ajalnya datang padahal dalam hatinya ia berniat melunasi hutangnya, namun ia belum sempat melunasinya, maka Allah akan menjamin pelunasannya. Berdasarkan dalil-dali berikut ini :
  1. Hadiast Abu Hurairah r.a secara marfu' : "Barang siapa meminjam harta orang lain dengan niat mengembalikannya niscaya Allah akan mengembalikannya untuknya. Dan barang sia meminjam harta orang lain untuk memusnahkannya niscaya Allah akan memusnahkan dirinya". (Shahih : HR. Al-Bukhari (no. 2387)
  2. Hadist Maimunah r.a  secara marfu' : "Tidak ada seorang pun yang berutang lalu Allah mengetahui bahwa ia berniat melunasinya, melainkan Allah akan melunasinya untuknya didunia". (Shahih : HR. An-Nasa-i (VII/316), Ibnu Majah (no. 2408). 

Dengan demikian jelasnya bahwa peringatan keras tentang hutang ini berlaku atas orang yang meminjam harta orang lain untuk melenyapkannya atau untuk memakannya dan tidak berniat mengembalikannya. Wallaahu a'lam.