SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI 085694952636

SPACE IKLAN

PASANG IKLAN disini HUBUNGI ARYO 085694952636

Minggu, 11 Juli 2010

Secarik untuk Saudaraku

Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?QS. al-Anbiya (21) : 34

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.
QS. al-Anbiya (21) : 35

Cepat atau Lambat maut pastilah datang, tak ada yang kekal didalam dunia ini semua punya masanya itulah yang tersirat dalam firman Allah diatas.

Buat temanku, sahabatku dan saudaraku PRIMA ADITYA NUGRAHA ikhlaslah karena memang semua itu sudah tertulis dalam KITAB-NYA. Semoga Almarhum dilapangankan kuburnya, diterima amal ibadahnya, dan ditempatkan ditempat yang istimewa. Amminn..!!

Temanku ku yakin Ayah mu bangga mempunyai anak sepertimu yang mandiri..!!

Sahabatku ku yakin dirimu pastilah bisa imam buat keluargamu, menjadi panutan buat adik-adikmu..!!

Saudaraku Allah memang telah memanggil Ayahmu namun Dia telah menitipkan sosok Ayah yang bertanggung jawab pada dirimu..!!

Semua untuk yang telah membaca artikel ini, berkenan membacakan Suratul Fatihah.. untuk Almarhum Ala hadiniah wa likulli niatin solihah wa illa hadrotin nabi Al fatihah..!!

Minggu, 04 Juli 2010

Berpikir Positif, Hadapi Cobaan


Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit kekuatan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan : "Innalillahi wa innaa ilaihi raaji'uun". (QS. al-Baqarah [2]:155-156).

Sebagaimana kandungan ayat al-Qur'an diatas bahwa setiap manusia yang hidup dimuka bumi ini tidak akan pernah lepas dari segala cobaan dan rintangan Allah. Cobaan-cobaan tersebut akan selalu menghiasi kehidupan manusia dalam kesehariannya, baik berupa sedikit kekuatan, kelaparan, keuranga harta, jiwa dan buah-buahan. Allah telah menetapkan takdir dalam setiap manusia atas segala sesuatunya, dengan waktu yang tidak akan terlewati dan dilampauinya jika waktu tersebut telah tiba. Ia tidak akan terlambat atau lebih cepat walau sedikitpun. Hal yang demikian sudah tertulis dalam kitab-Nya (Lauhul Mahfuzh).

Namun, semua itu tergantung terhadap persepsi dan tanggapan setiap individu dalam menghadapinya, bagi orang-orang yang menganggap bahwa cobaan tersebut suatu kehinaan atau kecelakaan hidup, mereka menghadapinya dengan rasa kesedihan dan ketakutan sehingga membuat mereka depresi, itulah orang-orang yang lemah imannya. Namun juga ada yang beranggapan bahwa cobaan tersebut hanyalah sebuah hiasan hidup dan menghadapinya dengan penuh keringanan dan senyuman, ia justru antusias dan bergembira apabila cobaan tersebut datang padanya dan ia optimis bahwa cobaan tersebut akan bisa diatasinya dengan sebuah "kesabaran", dan ketika rintangan itu sudah melanda hidupnya, hati dan perkataannya selalu dihiasi dengan ungkapan "Inna lillahi wa innaa ilaihi raaji'uun". Itulah orang-orang yang kuat dan kukuh imannya.

Salah satunya dari penangkal cobaan atau rintangan kuncinya adalah kesabaran, karena kesabaran merupakan bekal yang tidak pernah habis, penolong yang tidak pernah surut, serta pendamping yang tidak pernah jemu. Untuk itu, ketika seseorang dihadapkan pada sebuah rintangan hidup, maka tepislah rintangan tersebut dengan kesabaran sejati, yakni menanggung musibah dengan diam, menerima bencana dengan kegembiraan, serta menyambut kemalangan dengan keridhaan. Beruntunglah orang-orang yang sabar karena ia akan mendapakan pahala yang besar disisi Allah, dan Allah akan membalasnya dengan kenikmatan yang sebelumnya belum pernah dirasakan, yakni balasan Surga kelak. Amin...!!

Sabtu, 19 Juni 2010

Penyebab Musibah Di Negara Kita


Kenapa Bencana di Indonesia seakan tidak pernah terhenti?? Apa yang sudah dilakukan Negara yang kita cintai ini? dari Mulai Tsunami, Gempa, Banjir, Lumpur Lapindo, Kebakaran, belum lagi Transportasi dari mulai Darat, Laut dan Udara yang sering sekali mengalami kecelakaan, sekarang siapa yang harus kita salahkan?

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
QS. al-A'raf (7) : 96

Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?
QS. al-A'raf (7) : 97

Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?
QS. al-A'raf (7) : 98

Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.
QS. al-A'raf (7) : 99

Kita perhatikan sejenak Firman-firman Allah dalam surat Al-A'raf 96-99 dan itulah jawaban dari Allah tentang apa yang sedang terjadi di Negara kita ini.

"tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." perhatikan penggalan firman ini itu sebuah kata yang seharusnya membuat kita merenenungi apa yang sedang terjadi ini. Firman itu ancaman dari Allah lantas kenapa kita malah tak memperdulikannya bahwasanya kita tahu bahwa yang dikatakan-Nya memang akan benar-benar Terjadi.

Lalu Apa sekarang yang harus kita lakukan agar Negara ini kembali menjadi negara yang penuh Barokah maka perhatikan lah penggalan firman ini
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi" tanpa harus saya bahas panjang-panjang pun pastilah para pembaca mengerti akan maksudnya.

Kita harus meyakini bahwa semua kejadian yang menimpa makhluk, hanyalah Allah Penentu dan Penciptanya, sebagaimana firman-Nya:

Katakanlah, “Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan oleh Allah bagi kami.” (QS At Taubah: 51)

Namun perlu difahami bahwa Allah menakdirkan sesuatu adakalanya dengan sebab, seperti menakdirkan orang berilmu sebab dia belajar, menakdirkan orang punya anak karena dia menikah dan contoh lainnya. Demikian pula dengan musibah pun ada sebabnya.